Biasanya kalau musim hujan di Jakarta, apalagi sampai banjir, biasanya musim DBD juga. Saya juga terkena imbasnya, banjir membuat aktifitas gw tersendat. Ya, apalagi koneksi speedy gw yang sering down. Kalau begini bisa stress berat. Dan kalau stress obatnya adalah ngeGame cuy :).
Yang gw empet adalah memainkan game yang matre resource. Game-game seperti CS, Warcraft dan Halo kudu masuk blacklist gw. Yang gw suka adalah game sederhana, minimalis dan sedikit mikir (*halah*), macam Minesweeper gitu. Yang bikin gw kaget adalah anak-anak idfusi, generasi penerus bangsa, gak ngerti cara main minesweeper, WTF?! Pliz dech.. haree geneeh gak RTMF khekhe.. Malu lu ama Dion cuy!? Apalagi salah satu rekan gw yang mempunyai hobi elektronika, seorang founder komunitas, dan intermediete di salah satu bahasa pemrograman baru ngerti main minesweeper baru-baru ini .. Nay.. nay
you’re so f*cK*ng s*ck
Bagi gw ngeGame hanya sekedar refreshing pikiran setelah sekian lama melakukan hal yang menjenuhkan didepan kompie (coding, reading & ngopreking). Jgn ampe aktifitas lu dimakan ama game deh.. diperbudak ama permainan!! Kalo lo masih bocah esDe mah wajar aja, nah sekarang dah waktunya berkarya dan berkeluarga (*halah*).
Balik lagi ke Minesweeper. Game ini, sesuai namanya, bermisi membersihkan arena game yang terdiri dari sekumpulan kotak persegi dari bom. Setiap kotak persegi yang mengandung bom harus dikasih flag, dengan mengklik kanan. Sedangkan kotak yang disinyalir tidak mengandung bom bisa dibuka ,klik kiri, dan kotak yang terbuka memiliki 2 kemungkinan dibaliknya yaitu berupa angka atau blank (biasanya daerah kotak yang terbuka lebih luas). Kalau yang kotak dibuka ternyata bom, maka game over. Nilai diambil dari waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan permainan.
Saya dari lubuk hati yang paling dalam meminta maaf kepada rekan-rekan idfusi karena telah mengenalkan Minesweeper, sehingga membuat mereka penasaran selama beberapa hari :D. Terus terang awalnya, gw kira nih game tebak-tebakan. Jadi bagi eLu yang awalnya main Minesweeper dengan mengklik berharap itu bukan bom, nah gw juga awalnya begetoch
Tapi apakah arti dari setiap angka yang muncul dari hasil klik di sebuah kotak tidak mempunyai arti? Saat awal permainan memang menebak, ya ngasal aja man.. berharap kotak yang terbuka cukup banyak. Angka yang muncul menandakan banyak bom yang mengelilingi kotak berangka tersebut Misalkan:
Gambar 01
Pada saat mulai, lu ngeklik pada sembarang kotak dan misal cuma muncul angka 1 seperti gambar di atas. Angka 1 pada kotak yang telah terbuka menandakan bahwa ada 1 bom yang mengelilingi nya (8 kotak yang bertetanggaan).
Gambar 02
8 kotak dengan label ‘?’ menandakan kotak yang memungkinkan terdapat bom dibaliknya. Jadi kemungkinan setiap kotak, dengan label ‘?’, terdapat bom dibaliknya adalah 1/8. Kalau hanya diberikan petunjuk satu kotak dengan angka yang paling kecil, 1, maka masih perlu menebak bukan? Lainnya halnya jika angka yang mucul adalah 8, maka bisa dipastikan kotak yang bertetanggaan pasti semuanya adalah bom. Jadi tidak sepenuhnya Minesweeper (default lho, no cheating) adalah permainan logika, ada saat dimana pattern angka yang terbentuk tidak bisa menentukan posisi absolute sebuah bom. Pattern yang paling mudah ditebak adalah, angka 1 yang menyisakan 1 kotak tetangga yang belum terbuka
(*nenek2 jg tau*). Perhatikan gambar di
bawah ini:
Gambar 03
Tanpa perlu berpikir panjang kotak bom pastinya berada di sebelah angka 1 paling kiri. Ya jelas lhah wong cuma nyisain 1 kotak. KLo eLu masih belet nih perhatiin gambarnya :
Gambar 04
kotak yang belum terbuka dan gw labelin 0 dan berwarna #108A0E alias ijo cendol adalah, dan sudah pasti, kotak berisi bom. Selain itu angka 3 yang menyisakan 3 kotak tetangga yang belum terbuka juga dapat dipastikan ketiga kotak tersebut berisi bom. Demikian juga angka 2 yang hanya menyisakan 2 kotak tetangga yang belum terbuka, pastilah dua kotak tetangganya itu bom. Dalam gambar di bawah ini kotak yang dilabelin ‘?’ sudah pasti berisi bom.

Menurut wikipedia analisa seperti ini disebut Single square analysis. John D. Ramsdell membuat sebuah game bernama PGSM (ProGrammer’s MineSweeper) yang misinya adalah membuat sebuah program strategi untuk menyelesaikan permainan Minesweeper. Jadi pemainnya adalah program, menyelesaikan masalah sesuai dengan strategi yang dibuat. SinglePointStrategy yang dibuat oleh Ramsdell sama dengan analisa Single square. Gw sendiri sih belom nyoba tuh PGSM, apalagi ampe ngoprek tuh sourcenya.. Gw blank di Java. Di homepagenya Ramsdell, bisa dilihat, melalui applet, bagaimana strateginya Ramsdell meyelesaikan beberapa level PGMS. Analisa lainnya adalah mempekirakan angka yang bertetanggaan, lebih lanjut bisa dibaca di Wikipedia. Menurut saya pemain yang handal tidak perlu penjelasan analisa tersebut. Mereka, para pemain Minesweeper, yang biasa menghabiskan berjam-jam bermain lambat laun akan hapal terhadap pattern angka yang terbentuk. Semakin sering bermain maka semakin banyak referensi pattern yang didapat dan semakin terasah pula tangan kirinya dalam mengklik mouse. Beberapa level, default, yang terdapat di sebagian besar versi Minesweeper adalah Beginner, Intermediete dan Expert. Tingkat kesulitan masing-masing level dilihat dari luas arena (jumlah kotak yang semakin banyak) dan banyak bom. Selain itu, tingkat kesulitan arena Minesweeper juga ditakar dari yang namanya 3BV (Bechtel’s Board Benchmark Value), yaitu jumlah klik kiri minimum yang dibutuhkan untuk membuka semua kotak tanpa ada bom.
Ada komunitas pemain Minesweeper di Internet, yang mencatat setiap waktu terbaik di setiap level. WTF?! 1 detik?? Yang jelas kalau lo lihat videonya, pergerakan dan penekanan pada mouse sangat tidak manusiawi.
Siap buat mecahin rekor 1 detik untuk level Beginner? 10 detik untuk Intermediete? 38 Detik untuk Expert? Hehe..
Yang jelas siapin aja waktu seharian untuk latihan.