Malasnya membicarakan orang lain

Dear Onay,

OK, gw seneng punya friends di blogroll yang isi blognya sesuai dengan kapabilitas sebenarnya, tidak hiperbola, apa adanya, tidak sotoy dan seperlunya saja menguak keburukan orang lain (keep your own style guys). Adapun membicarakan kebobrokan seseorang adalah, IMO, jika orang tersebut telah menyebarkan kesesatan dan merugikan orang banyak, dan lebih baik lagi disertai himbauan / nasihat, better with doa, kepada penyebar kesesatan tersebut (misal : Semoga Allah ta’ala memberinya petunjuk, mengampuni segala kesalahannya, dan yang terdzalimi mendapatkan balasan yang setimpal atas keikhlasannya) dan ini wajib hukumnya untuk menegakkan mana yg haq dan batil. Sampaikanlah secara langsung nasihat kepada orang yang berhak menerimanya (jangan hanya mengumpatnya di belakang, dan di depannya senyum2 aja), jika dia bersikukuh terhadap kesesatannya (yang merugikan banyak orang) maka dia musuhmu dan musuh banyak orang. Dan tidak perlu meladeni diskusi ngotot yang jelas-jelas pihak sesat telah salah karena kurangnya ilmu / kebodohannya. Terus terang, gw bukan orang yg tepat untuk menasehati jika ternyata telah ada seseorang yang lebih layak telah menasihatinya lebih dulu (i admit, im the last hope for this case :D ). Meskipun penyampaian tidak menyebutkan nama, tapi orang bisa langsung mengetahui siapa yang dimaksud dan Allah maha mengetahui apa-apa yang dimaksudkan hambanya.

Dan mulai saat ini gw kukuhkan untuk tidak gosip, fitnah, gibah dtt (dan teman2 nya) di dalam blog gw. Kalaupun ada salah satu satu atau beberapa entry di blog gw (baik posting dan comment) yg nyerempet ke hal2 tsb, mohon nasihati saya :D , dan jika ada yang merasa dirugikan tuntulah saya ^_^. FYI, dalam situasi tertentu (i.e. joking) mungkin terlihat bbrp entry mengandung hal2 tsb, tapi tidak sebenarnya. Misal pengumpatan kata dajjal untuk tato atau jablay untuk Anton adalah suatu joke yang mana hanya teman2nya yg tau (menunjukkan relationship dengan orang yg dibicarakan), dan ini bukan pembunuhan karakter selama saya menggunakannya dengan sepengetahuannya. Gosip emang di gosok makin sip, apalagi ghibah, pasti paling enak ngobrol bicarain orang lain (gak ada habisnya). Tapi blog gw bukan tempat yang tepat, dan biarlah sedikit pengunjung namun tidak melanggar etoket.. eh etika.

Nay, that’s my reason for you :D .

About gedex

Hi, my name is Akeda Bagus, some friends on the net called me gedex. More about Akeda Bagus
This entry was posted in just FYI, my opinion. Bookmark the permalink.

8 Responses to Malasnya membicarakan orang lain

  1. gedex says:

    gw timpuk sendal nih..

  2. tato says:

    Lelaki buaya darat……… (…..kaburrr….) :D

  3. tato says:

    Guys, ada apa sih ama elu berdua….

  4. gedex says:

    eh ada playboy mo kenalan.. ^_^

  5. onay says:

    Salam kenal Sheilla… ;p

  6. Sheilla says:

    Agree. I only talk about the people I’m pissed off in my blog though. It’s such stress relieve.

  7. gedex says:

    sheilla.. me too, even i dun remember how many times. I felt guilty when someone has changed, but other people still blacklist him/her coz our way of talking him/her. I think if i in that corner position, it’s so hard to revert others 1st time opinion. This make me trying, if i could, to reduce my way of talking someone (especially the bad side).

  8. Sheilla says:

    I talk about other people all the time in my blog and I feel okay about it. Gosh I must have a lot of sins.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre lang="" line="" escaped="" highlight="">