Pun telpon di rumah berdering, lalu saya datang mengangkat.

//M = Saya; S = Scammer / Penipu; X = Ayah saya
M : “Hallo, Assalamualikum”
S : “Walaikumsalam”
S : “Bisa bicara dengan Pak X”
M : “Maaf, dari siapa?”
S : “Dari telkom, Pak”
M : “O, sebentar Pak”

Beberapa saat kemudian, ayah saya berbicara dengan saya perihal nomor rumah yang memenangkan hadiah motor dan ini dalam rangka ulang tahun telkom. Lalu ayah memberitahukan syarat-syarat yang harus dilakukan. Diantaranya adalah membeli voucher simpati sebanyak Rp 300.000. Haha, jelas ini penipuan. Si S juga memberikan nomor yang bisa dihubungi, yaitu 32778460 atas nama Pak Bambang. Eh, nomor 32778460 itu nomor flexi pra bayar bukan? Ini sangat basi, tapi waspada jika yang mengangkat adalah orang tua di rumah, mungkin mereka kurang peka akan masalah seperti ini. Kebetulan ada kerabat yang bekerja di Telkom, dan hari ini juga bukan ulang tahun Telkom. Dan tetangganya pun pernah tertipu sampai Rp 600.000. Kalaupun ada waktu luang, cobalah ber-social engineering dengan Pak Bambang ini, karena saya tidak berhasil mendapatkan nomor GSM nya (sampai kesel dia-nya saya ajak ngobrol). Undian, apapun bentuknya, itu termasuk judi. Jadi, kalaupun keluarga kami memenangkan undian, tentu akan kami tolak.

UPDATE (26-02-2010). Berikut nomor telpon dari komentar-komentar di bawah (berhati-hatilah terhadap nomor ini) :
081288329888 (slip)
081998074937
081337791781
081394867155
081354665690
081337681496
085211852231
021-68917537
021-68917647
081236738606
081355429229
081386813777
0813375562
081288550622
08131880849
08194240549
081930630466
021-40387596
52042486
081317933365
081337558486
081355465459
081218735478
081218447477
081288550708
021-30009000
085215750777
081341446415
081237124747
021-28988111
021-28988222
021-50193307
081237344712
08128921677
560283382
50126045
081289055556
08525531088
33210154
5523663
081219148474
5523663
081241646485
081236432784
085285975555
081210719105
081319125793
32855824

NOTE: Jika ada yang merasa no telponnya tercantum di atas dan tidak terlibat peniupan mohon kirim pemberitahuan ke blog ini. Daftar telepon tersebut akan saya update jika ada yang baru. Umumnya nomor-nomor tersebut hanya digunakan sementara oleh para penipu. Tapi saya percaya mereka dapat ditangkap dengan mudah. Pencarian posisi dari pengguna seluler (yang sedang aktif) dapat dicari dengan metode Enhanced Observed Time Difference. Tentunya ini membutuhkan kerjasama dengan pihak vendor jaringan seluler dan pihak kepolisian. Jika ingin mengetahui HLR (Home Location Register)-nya, dapat digunakan layanan HLR Lookup. HLR hanya informasi dimana nomor didaftarkan.