JavaScript is disabled or you're using old browser, please turn on your JavaScript or upgrade your browser to see fancy looking.
Archive for April, 2008

  Older Entries 

Galelobot 2008 dan CERC (Bagian I)

Fiuh, dari hari rabu belum pulang, dan akhirnya hari sabtu kemarin alhamdulillah sampai ke bekasi juga dan bisa ganti “CD”. Postingan kemarin sebenarnya merupakan postingan yang gw tulis malam kamis di kampus saat sebelum berangkat ke Bandung untuk mengikuti lomba galelobot 2008. Banyak yang ingin gw tulis selama berada di Bandung, tapi karena sulitnya mendapatkan akses internet terpaksa gw tahan birahi untuk menulis. Dari 3 hari kebersamaan dengan tim CERC di Bandung tanpa berada di depan kompie, gw mulai dapat mengenal beberapa karakter teman-teman CERC dan banyak hal lain yang bisa dipelajari (rasa kebersamaan serta bagaimana menjaga sikap di turnamen) dan hal yang akan dipelajari (teknologi robot dari tim lain). Ada seorang teman yang sangat sensitif, ya mudah-mudahan teman CERC yang lainnya bisa menjaga kelakuan terhadap teman kita yang satu ini, sungguh sebenarnya dia anak yang sangat baik dan penurut.

Read the rest of this entry »

Wisata ke Bandung

OK, besok CERC akan jalan-jalan ke Bandung, sekarang anak-anak (pkl 21.30) CERC sedang googling buat nyari hotel. Err, gw gak bawa pakaian ganti dan handuk lagi, soalnya tidak ada yang konfirmasi besok berangkat, masa iya sampai hari sabtu gw gak ganti baju ama CD. Yogi dah gw SMS buat cari gitar, Anto dah gw pesenin bawain baju buat gw. OK, tinggal nyari sikat gigi dan handuk. OK mbel, kita berangkat besok!!

No Comment Please

Setelah bergadang dengan 3 teman CERC lainnya, kemarin tiba-tiba nabi memberitahu bahwa akan ada tim UGNews yang akan mewancara. Terpaksa gw ama Memet ngacir. Setelah beberapa menit, akhirnya gw kembali ke bengkel. Eh, gw kira sudah kelar, taunya foto-foto. Jah, males bet dah.. Jujur bay, gw sudah berusaha menghindar dari hal ini, tapi tetap disuruh berpose bersama teman-teman lainnya. Sumpah gw gak ada maksud buat terlihat exist atau bernarsis ria, gw dah berusaha kabur. Mudah-mudahan bukan yang ada photo gw yang ditampilin. Gw dah trauma diwawancara, masuk ke pemberitaan, terpampang wajah tampan gw (ini fitnah dari kawan-kawan CERC) dan apa yang ditulis terkadang hiperbola dan tidak sesuai dengan kapasitas gw sebenarnya. Ya gw tau terkadang tulisan perlu hiperbola agar menarik perhatian pembaca, tapi ada beberapa orang yang tidak menyukai hal ini. Peace tim UGNews, no offense.

When Life Throws You Lemon, Make a Lemonade

Ah, capek juga gw ngurusin hal-hal berbau robot melulu. Kayaknya memang tidak mudah jika semuanya harus belajar dan mengerjakan sendiri tanpa ada seorang guru. Disisi lain kami (CERC) belum menemukan figur seorang guru yang bisa kami ambil ilmunya (jujur gw masih minim banget dan perlu belajar banyak). Sudah beberapa kali anak-anak begadang untuk menyelesaikan pekerjaan robotnya tanpa ada arah yang jelas? Mmmh ada yang ingat? Mmmh.. sebenarnya pola kesalahan bisa mulai terbaca. Letak kesalahan yang fatal adalah kurangnya konsep dan desain awal (prototyping). Dari tahun kemaren, bahkan dari awal gw dan teman-teman bikin robot, pembuatan selalu dimulai dengan pembuatan rangkaian, terus dengan Macgyver style membuat base (ada seng, hajar bleh!! Ada akrilik, sikat bleh!!) dan simsalabin jadilah robot tanpa ada perhitungan dimensi, bobot atau apalah. Disini malfunction yang terjadi kadang tidak jelas! Bijimana bisa begitu? Semuanya sudah dicoba padahal, bahkan dari program, driver motor, motornya juga, sensor dan batere.

Sebenarnya di CERC kurang koordinasi!! Semua bisa jadi programmer, mekanik (tukang grinda dan gergaji :p) dan tukang solder. Dan disinilah terjadi salah-menyalahkan. Jika test program pertama bisa jalan, kenapa saat yang di test ke-2 kali bisa ngaco? Apakah blok sensor atau uC? Tuh yang bikin rangkaian si anu! Noh programnya si anu ngaco! Hehe..

Sebenarnya setelah beberapa bulan bersama CERC, gw mulai bisa melihat skill individu masing-masing. Misal Topik, gw ngeliat dia bagus dalam mendesain circuit dan base. Yogi, mahir di mekanika. Mamank dan Agung ahli gergaji, grinda dan bikin kopi :p (just kidding mank). Dadank dan Anto mengarah ke programmer C. Nah, dari situ semuanya bisa fokus ke keahliannya masing-masing kan? Spesific job tersebut masih bisa di roll jika merasa stuck. Tetap yang jadi masalah adalah tempat bertanya. Ini sebenarnya yang diperlukan di CERC. Gw juga sebenarnya gak bisa bantu banyak, karena pengetahuan gw sangat terbatas. Tapi ini yang gw demen ama anak-anak CERC, you’re Macgyver my man!! You just googling and hacking everything near to you.

Gw rasa anak-anak CERC juga merasakan hal yang sama, kegelisahan dan keputusasaan, di saat stuck menghadapi problem hardware or software (dan masalah lainnya). Tapi begitu keluar dari stack space, mereka bakal terbiasa dengan kegelisahan dan keputusan yang hanya hinggap sementara dihati. Kuncinya adalah ada sesuatu yang bisa lo manfaatkan disaat stuck (seperti apa kata judul posting ini). Fiuhh, dah jam 5 pagi.. kok belum ngantuk juga ya? *bakar marlboro dulu, fiuhh..

Upgraded to 2.5

A bit too late. Now, time to poke new admin UI.

  Older Entries