Pergeseran Waktu dalam Perjuangan
Beberapa bulan ini saya merasakan pergeseran waktu kembali. Yup, hari terasa begitu cepat berlalu tahun ini, siang kini terasa semakin cepat dan malam menjelang pagi terasa begitu lama. Beberapa bulan ini saya kembali menjadi kalong, tidur dikala para pekerja terjebak macet menuju kantor mereka dan bangun dikala pekerja hendak makan siang. Well, sejak kuliah (dan bahkan sejak SMA) saya sudah terinfeksi dengan pola hidup seperti ini. Belajar dan bekerja disaat semua orang terlelap bagi saya mempunyai nuansa tersendiri. Kadang jika kita ingin meraih sesuatu ada hal yang harus kita korbankan, entah itu kebersamaan atau waktu tidur. Dan sayangnya saya selalu ingin meraih sesuatu sehingga ada saja yang harus dikorbankan. Apa yang ingin saya raih saat ini? Hmm.. hanya satu, yaitu ilmu (saya bohong, plus uang tentunya). Berbicara tentang keinginan yang diraih, saya jadi teringat percakapan dengan teman saya malam kemarin, seseorang yang ingin bekerja dibidang yang disukai (tapi dengan salary yang setimpal). Read the rest of this entry »
Goto footer
Back to top