Mmhh.. saya pertama kali menggunakan UV Tron (Hamamatsu R2868) sekitar awal 2007 (kalau tidak salah). Saya coba googling penggunaan UV Tron dan AVR, tapi belum menemukan hasil yang memuaskan. Jadi dulu seharian saya mengoprek ATMega8535 dan UV Tron, alhamdulillah akhirnya bisa juga. Well, tulisan kali ini saya akan sharing bagaimana menggunakan AVR (chipnya tidak masalah) dan Hamamatsu UV Tron. Banyak robot fire fighting menggunakan sensor UV ini untuk mendeteksi nyala lilin. Nyala sebuah lilin dapat dideteksi oleh UV Tron yang masih apik hingga jarak 5 meter, bahkan bara rokok juga dapat dideteksi dari jarak lebih dari 5 meter. UV Tron ini mendeteksi ultraviolet dari penggunaan efek photoelektrik dari logam dikombinasikan dengan efek penggandaan gas. Spektral cahaya yang dijangkau adalah 185 - 260 nm, jadi cahaya terlihat tidak mempengaruhi UV Tron (Nah, bagi yang menganggap senstifitas UV Tron dipengaruhi oleh terang tidaknya ruangan sepertinya salah ;) Tapi untuk mengantisipasi kondisi di luar ruangan bisa menggunakan background cancel level pada board - akan saya jelaskan di bawah ). UV Tron ini mempunyai sudut sensitivitas seperti gambar di bawah:

uvtron angular sensitivity

Gambar 1. Sudut jangkauan UV Tron

Dengan jangkauan sudut seperti gambar 1, maka cukup sulit menentukan posisi absolut sebuah lilin. Teknik yang lazim dilakukan adalah menggunakan pelindung untuk mengurangi jangkauan sudut. Pelindung yang digunakan kurang lebih nampak seperti ini:

uvtron dengan pelindung

Gambar 2. UV Tron dengan pelindung (sumber: http://www.superdroidrobots.com/product_info/uvtron_files/image017.jpg)

Read the rest of this entry »