Apa itu Web Services? (Bagian III)
Daftar Tulisan Berseri untuk web services
- Apa itu Web Services? (Bagian I)
- Apa itu Web Services? (Bagian II)
- Apa itu Web Services? (Bagian III)
He.. sekarang saya akan membahas mengenai REST. Sebenarnya kalau dilihat ada beberapa tulisan saya di bagian sebelumnya yang perlu direvisi, misalnya: pada Bagian I, saya menulis “…tentang SOAP dan REST saya tulis nanti di webservices bagian 2…“. Dan ada lagi, di bagian II, saya menulis “kali ini saya akan membahas tentang SOAP dan REST“. Tapi kenyataannya, saya pisah postingan SOAP dan REST, atau bahkan nanti bisa saja ini berlanjut ke bagian IV, hehe.. Mau tahu alasannya:
- Saya tidak suka 1 postingan itu terlihat begitu panjang. Posting yang panjang hanya membuat pembaca malas membaca secara keseluruhan. Karena menurut survey pada 1 orang (yaitu saya sendiri), tulisan yang panjang hanya akan dibaca paragraf awal dan akhir saja.
- Saya malas merevisi jika itu bukan kesalahan typo dan grammar yang fatal, yang bisa menyebabkan salah pengartian (biasanya komentator yang peduli akan memberikan feedback). Kesalahan yang saya sebutkan di atas tidak tergolong kesalahan typo dan grammar yang fatal, dan lagi jika potongan post di baca secara terurut pasti pembaca akan tahu sebabnya.
- Nah, inilah style menulis saya. Menulis A di paragraf awal dan memberi kesimpulan Z di akhir paragraf.
Pembahasan singkat REST sepertinya akan lebih banyak meninggalkan tanda tanya, karena ini lebih abstrak dibanding RPC-Style. Sebelumnya, saya akan membalik lagi ke postingan sebelumnya mengenai SOAP. Ada beberapa point yang tertinggal mengenai SOAP, yaitu mengenai arsitektur dasar Web Services (WS) yang meliputi pertukaran pesan / informasi, pendeskripsian WS dan publishing & discovering deskripsi WS. Ada 3 peranan dalam arsitektur WS ini, yaitu service requesters, service discovery agency dan service providers. Service provider mengimplementasikan web service dan mendefinisikan deskripsi servicenya ke requestor atau service discovery agency. Interaksi antara 3 pemeran WS ini meliputi 3 operasi, yaitu: publish, find dan bind. Pertama-tama requestor menggunakan operasi find untuk mendapatkan deskripsi service (bisa dari service discovery agency) dan menggunakan deskripsi itu mem-bind (memetakan) dirinya dengan service provider dan kini requestor dapat mengeksekusi (invoke) atau juga berinteraksi dengan service yang disediakan. Disini deskripsi service bisa berupa file WSDL (Web Services Definition Language) yang dipublish oleh service providers yang menjelaskan bagaimana requestor menggunakan pesan SOAP yang benar agar dapat berinteraksi dengan WS providers. Nah muncul lagi deh teknologi WSDL yang mungkin masih jadi tanda tanya bagi Anda. Penjelasan lebih lanjut mengenai arsitektur WS dan bagaimana teknologi SOAP, WSDL, HTTP berperan di dalamnya bisa Anda baca di W3C Working Draft mengenai Web Services Architecture.
Goto footer
Back to top